Yuk Berkenalan dengan Fotografi Bawah Air!

Fotografi bawah air atau underwater photography adalah teknik fotografi unik yang mampu menghasilkan karya super mempesona dan subjeknya jarang dilihat orang awam.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut mengenai teknik fotografi di bawah air, yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

1. Pengertian dan Definisi Fotografi Bawah Air

Pengertian Fotografi Bawah Air
Pengertian Fotografi Bawah Air (smarteen.co.id)

Apa yang dimaksud fotografi bawah air?

Pengertian fotografi bawah air atau underwater photography adalah teknik atau proses pengambilan foto ketika berada di bawah air.

Teknik ini biasanya dilakukan ketika scuba diving, tetapi juga bisa dilakukan ketika menyelam di permukaan, berenang, snorkeling, kendaraan bawah air yang dioperasikan dari jarak jauh atau submersible, dan dengan menggunakan kamera otomatis yang diturunkan ke bawah air.

Bisa dikatakan pula bahwa, fotografi bawah air adalah jenis fotografi yang bisa dikelompokkan menjadi bentuk seni dan berguna untuk merekam data.

Fotografi ini tidak hanya digunakan untuk memotret subjek umum saja seperti ikan dan mamalia laut, tetapi juga bangkai kapal, lanskap bawah air, fitur geologis, potret sesama penyelam, gua dalam laut, invertebrata, rumput laut, dan lain sebagainya.

2. Perlengkapan Fotografi Bawah Air

Agar bisa mengambil gambar di bawah air pastinya membutuhkan perlengkapan atau peralatan khusus yang cukup berbeda dengan jenis fotografi lain misalnya seperti fotografi bayangan, fotografi landscape, dan lain-lain.

Intinya, jika Anda ingin terjun ke dunia fotografi bawah air ini maka ada banyak keputusan penting yang perlu dibuat khususnya mengenai peralatan atau perlengkapan. Anda bisa dibantu untuk memutuskan masalah ini jika mengikuti pembelajaran guna mendapat lisensi fotografi bawah air. Lisensi ini dikeluarkan oleh PADI atau Professional Assosiation of Diving Instructors.

Namun sebagai referensi, berikut ini adalah panduan singkat mengenai perlengkapan atau alat-alat penting dalam fotografi bawah air, yaitu:

Fotografi Bawah Air
Fotografi Bawah Air (potreta.com)

2.1 Kamera

Ada beberapa kamera yang memang dirancang khusus untuk bisa memotret di dalam air. Kamera yang juga disebut kamera amfibi ini pertama kali dibuat oleh Calypso dan diperkenalkan kembali sebagai Nikonos pada tahun 1963.

Namun untuk menghemat pengeluaran, Anda bisa menggunakan kamera yang sudah dimiliki. Walaupun bodi dan lensa bagus berperan penting untuk menciptakan gambar bawah air yang luar biasa, tetapi itu bukanlah segalanya.

Jika Anda masih belum mempunyai kamera maka pilihlah di antara beberapa yang cocok untuk digunakan memotret bawah air. Kamera compact juga sangat bagus digunakan untuk pemula. Mereka terjangkau, perawatannya mudah, dan ringan.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan kamera pocket yang mempunyai kemampuan memotret dalam format mentah serta mempunyai prioritas bukaan atau rana dan modal manual.

Lebih keren lagi jika menggunakan kamera mirrorless dan DSLR. Kamera mirrorless mempunyai mekanisme yang sederhana dan bisa memotret lebih banyak gambar per detik dibandingkan DSLR. Sedangkan kamera DSLR bisa menjadi pilihan terbaik karena mempunyai banyak pilihan lensa.

Adapun kamera yang populer di kalangan penyelam yaitu action cam. Kamera ini bisa dengan mudah dipegang tangan dan bisa juga dipasang di kepala jika ingin rekaman sudut pandang orang pertama.

Tidak hanya itu saja, action cam bisa dipasang pada peralatan lain misalnya seperti kendaraan penggerak penyelam.

2.2 Lensa dan Port

Sebelum membeli lensa kamera maka Anda perlu menentukan tujuan memotret. Misalnya seperti jika suka memotret detail halus atau makhluk kecil maka Anda bisa menentukan kira-kira lensa apa yang cocok untuk itu. Setelah itu Anda perlu meneliti lensa dan opsi port yang tersedia untuk kamera serta housing yang akan dibeli.

Jika berencana untuk menggunakan rute kamera pocket maka Anda mempunyai kemampuan untuk bisa memasang lensa basah atau lensa eksternal ke bagian depan housing kamera.

Jika menggunakan DSLR dan mirrorles maka lensa yang Anda pilih nantinya akan menentukan port yang dibutuhkan. Lensa ultra lebar berada di belakang port melengkung besar yang lebih apung dibandingkan port lensa makro.

Sedangkan lensa makro biasanya berada di bagian belakang port yang lebih datar dan kurang apung.

2.3 Housing kamera

Hal yang tidak kalah penting dalam fotografi bawah air adalah housing atau pelindung kamera. Pastikan Anda membeli housing yang sesuai dengan kebutuhan misalnya seperti port yang tersedia untuk housing, koneksi strobo yang tersedia, konstruksi, dan bagaimana daya tahannya. Pikirkan juga apakah housing tersebut mempunyai pendeteksi kebocoran atau tidak.

Tidak hanya itu saja, ada beberapa housing pula yang ternyata tidak mengizinkan pengguna untuk mengakses semua kontrol atau fitur kamera.

2.4 Strobo

Strobo adalah salah satu alat bantu fotografi yang keberadaannya memang tidak terlalu penting, tetapi akan berguna juga digunakan di waktu yang tepat.

Jika Anda masih ragu apakah harus menggunakan strobo atau tidak maka tanyakan beberapa pertanyaan pada diri sendiri misalnya seperti “Apakah saya lebih senang dengan pemandangan yang mempunyai banyak bayangan dan desaturasi atau pemandangan cerah warna-warni?”.

Perlu diketahui bahwa fungsi dasar strobo adalah untuk mengembalikan warna yang hilang ketika turun di kedalaman air. Jadi, jika senang dengan pemandangan cerah maka gunakanlah strobo dan begitupun sebaliknya, jika senang dengan pemandangan gelap maka tidak perlu menggunakan strobo.

Agar bisa menghubungkan strobo ke housing kamera sendiri, Anda membutuhkan kabel serat optik atau kabel sinkronisasi listrik.

3. Tips Fotografi Bawah Air

Ada sebuah pepatah yang berbunyi “Tidak ada proses yang mengkhianati hasil” dan ini sangatlah cocok jika diaplikasikan pada teknik fotografi di bawah air.

Teknik fotografi ini memang berhasil menciptakan karya super mempesona, tetapi memang untuk mendapatkan hasil tersebut dibutuhkan proses atau usaha yang tidak mudah. Oleh karena itu, pemula haruslah memahami beberapa tips atau teknik dasar dan berikut ini adalah penjelasannya, yaitu:

Tips Fotografi Bawah Air
Tips Fotografi Bawah Air (potreta.com)

3.1 Atur Kecepatan Rana

Mengatur kecepatan rana kamera menjadi salah satu hal yang sulit dalam fotografi bawah air. Jika Anda mengatur rana ke kecepatan yang lebih rendah maka akan mendapatkan lebih banyak cahaya, tetapi subjek menjadi buram.

Jika mengatur kecepatan rana yang lebih tinggi maka akan membekukan gerakan dan menangkap detail, tetapi tidak cukup cahaya sehingga latar belakang menjadi gelap.

Tips-nya adalah gunakanlah pengaturan ISO tinggi, strobo yang kuat, dan kecepatan rana sedang yang nantinya akan menangkap cahaya sekitar serta tidak memburamkan subjek.

3.2 Bidik Ketika Siang Hari

Mengambil foto di bawah air yang paling tepat adalah dilakukan ketika siang hari atau matahari berada di atas kepala. Cara ini nantinya akan membantu Anda dalam memberikan pencahayaan alami.

3.3 Dekatilah Subjek

Salah satu tips yang paling umum diberikan dan digunakan oleh fotografer pemula adalah dengan mendekati subjek.

Perlu diketahui bahwa air 800 kali lebih padat dibandingkan udara. Oleh karena itu, semakin Anda menjauh dari subjek maka akan semakin panjang gelombang biru dan hijau yang akan terekam.

Bahkan jika Anda menggunakan strobo dan mendekat ke subjek maka itu memungkinkan untuk menangkap detail yang tajam, mengurangi hamburan balik atau backscatter, dan mendistribusikan banyak cahaya.

3.4 Gunakan Filter Koreksi Warna

Selain mendekati subjek, tips paling umum untuk bisa mendapatkan gambar bawah air yang baik selanjutnya adalah dengan menggunakan filter koreksi warna pada kamera. Sistem kerja koreksi warna ini adalah filter merah yang dipasangkan pada bagian depan lensa kamera.

Cara ini nantinya akan membantu Anda dalam mengoreksi keseimbangan warna dengan cara mengurangi cyan dalam gambar. Selain itu, juga bisa berguna untuk mengurangi hamburan balik atau backscatter.

3.5 Gunakanlah Strobo

Lampu strobo sendiri bisa membantu Anda untuk memberikan lebih banyak cahaya, menonjolkan warna asli dari subjek, dan mengurangi panjang gelombang biru dan hijau yang mendominasi gambar bawah air.

3.6 Lakukan Pengeditan Gambar

Anda bisa melakukan pengeditan gambar menggunakan perangkat lunak yang sesuai dan bagus. Cara ini bisa memungkinkan Anda untuk menambahkan filter, meningkatkan kualitas, mengoreksi warna, dan menghilangkan cacat atau noda. Setelah itu, hasil pengambilan gambar pun akan terlihat lebih baik.

3.7 Tetaplah Berada di Air yang Dangkal

Saat memulai untuk mengambil foto di bawah air maka tetapkanlah perairan yang dangkal sehingga cahaya matahari masih bisa menembus air. Semakin dangkal perairan maka semakin sedikit pula warna yang diserap oleh air.

Maka dari itu, hasil foto di perairan dangkal ini akan menghasilkan warna-warna cerah dan nyata. Ini akan menjadi cara terbaik jika Anda masih belum mempunyai strobo.

4. Fotografer Fotografi Bawah Laut

Fotografi bawah air memang tidak bisa dilakukan oleh semua orang, tetapi ada banyak orang yang merasa tertantang dan ingin menekuni bidang ini.

Orang-orang tersebut bisa saja seorang fotografer berpengalaman yang ingin memotret keindahan bawah laut kemudian belajar untuk berenang atau menyelam dan begitupun sebaliknya, yaitu penyelam yang mempelajari cara menjadi fotografer untuk bisa memotret keindahan bawah air.

Tidak hanya itu saja bahkan ada juga seorang fisikawan, cinematografer, penemu, pengusaha, ahli botani, jurnalis, arkeolog bawah air, dan lain-lain. Mereka belajar dan berlatih dengan giat untuk menjadi fotografer profesional atau ahli yang bisa menghasilkan karya-karya menakjubkan.

Berikut ini adalah daftar beberapa fotografer bawah air terkenal di dunia, antara lain:

  • Adrian Biddle
  • Agnes Milowka
  • Andrey Savin
  • Ben Cropp
  • Brian Skerry
  • Crig Parry
  • David Doubilet
  • Dermot FitzGerald
  • Elena Kalis
  • Eric Cheng
  • Fan Ping
  • Filippo Borghi
  • Francois Baelen
  • Georges Beuchat
  • Greg Lecoeur
  • Hans Hass
  • Henry Way Kendall
  • Irina Kazakova
  • Jacques Cousteau
  • Jason Washington
  • Jennifer Hayes
  • John D. Craig
  • Jonathan Bird
  • Jorge Cervera Hauser
  • Juan Oliphant
  • Leni Riefenstahl
  • Matt Doggett
  • Neville Coleman
  • Ric Frazier
  • Rodney Fox
  • Rudie Kuiter
  • Scott Wilson
  • Seth Casteel
  • Shawn Heinrichs
  • Stephen Frink
  • Tamara Benitez
  • Tanya Houpperman
  • Thomas Peschak
  • Todd Winner
  • Tom Cannon
  • Tom St George
  • Dan masih banyak lagi

 

Setelah berkenalan dengan teknik fotografi bawah air atau underwater photography apakah Anda juga ingin mengikuti jejak para profesional yang telah disebutkan di atas?

Jika memang ingin menekuni bidang ini, maka teruslah belajar dan berlatih karena berlian perlu diolah berkali-kali untuk bisa bersinar!

 

Referensi

Leisurepro.com. 2017. Underwater Photography Tips for Begineers. [Internet]. Terdapat pada: https://www.leisurepro.com/blog/scuba-guides/underwater-photography-tips-beginners/

Expertphotography.com. 17 Influential Underwater Photographers to Follow in 2021. [Internet]. Terdapat pada: https://expertphotography.com/underwater-photographers/

Filtergrade.com. 2019. 12 of the Best Underwater Photographers in the World. [Internet]. Terdapat pada: https://filtergrade.com/12-best-underwater-photographers-in-the-world/

En.wikipedia.org. 2021. Underwater photography. [Internet]. Terdapat pada: https://en.wikipedia.org/wiki/Underwater_photography#Equipment

Naturettl.com. Peralatan Apa yang Anda Butuhkan untuk Fotografi Bawah Air?. [Internet]. Terdapat pada: https://www.naturettl.com/equipment-underwater-photography/

Tinggalkan komentar